Sekda Rohul “Ngopi Literasi” di GH KOEM_PAI Desa Lubuk Bendahara

0
150

LUBUKBENDAHARA(AuraNEWS.id) – Pegiat Literasi Rokanhulu (PLR) dan Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) Rokanhulu mengadakan acara “Ngopi Literasi” di GH Koem_Pai Desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokanhulu (Rohul), Sabtu (9/11/2019) malam.

Sesuai tema acara “Ngopi Literasi”, peserta dan undangan disuguhkan makanan tradisional seperti “kue bengkang” terbuat dari ubi yang dikukus dan ditaburi kelapa parut, “goreng tongkang” atau goreng ubi, kerupuk jengkol, tentu lengkap dengan kopinya.

Dari pantauan AuraNEWS.id, pada acara yang rutin dilakukan oleh PLR ini menghadirkan narasumber dari berbagai kalangan, diantaranya; Sekretariat Daerah (Sekda) Kabupaten Rohul H. Abdul Haris, S.Sos., M.Si yang mewakili dari Pemerintah Kabupaten. Pengurus Wilayah FTBM Provinsi Riau Sutriyono yang baru saja pada paginya melantik pengurus FTBM Kabupaten Rokanhulu di Pasir Pengaraian, Ketua DPC KNCI Rokanhulu Mastiardi, S.T mewakili dari unsur usahawan muda. Sementara itu Ketua FTBM Rokanhulu yang juga Presiden PLR Nirma Herlina, C.Ht., M.Pd menjadi moderator pada acara tersebut.

Ini adalah kali kedua bagi PLR mengadakan acara Bincang Literasi di GH Koem_Pai yang dimiliki oleh Yusro Fadli, A.Md. Namun acara kali ini menjadi lebih spesial karena diadakan pada malam hari, tepatnya malam Ahad dan dihadiri oleh Sekda Rokan Hulu yang juga menjadi Penasehat dan Pembina PLR.

Sekda H. Abdul Haris, atas nama pribadi dan Pemkab Rohul sangat mengapresiasi kegiatan dan gerakan yang telah dilakukan oleh para pegiat yang ada di Kabupaten Rokanhulu. Ia juga berharap kegiatan ini dapat terus dilakukan dengan rutin dengan tempat yang berpindah-pindah agar dapat memperluas gerakan ini ke seluruh wilayah Rokanhulu untuk meningkatkan budaya literasi masyarakat.

“Kalau bisa silahkan bentuk pengurus-pengurus di Kecamatan hingga sampai ke tingkat desa, Pemkab siap memfasilitasi hal tersebut” ungkap pejabat eselon tertinggi di Kabupaten Rokanhulu ini.

Sebagai apresiasi dan langkah kongkrit demi keberlanjutan kegiatan ini. H. Abdul Haris yang turut didampingi istri, meminta acara berikutnya diadakan di kediamannya.

“Nanti kita buat di ruang terbuka, biar suasananya menyerupai pada malam ini, kita juga siap menghadirkan menu-menu sepeti pada malam ini,” ungkapnya disambut tepuk tangan dan tawa peserta diskusi.

Diskusi ini juga dihadiri oleh Muhibban, S.T selaku Sekretaris Umum KONI Rokanhulu serta DR. Hermawan yang merupakan Dosen STKIP Rokania. Doktor Hermawan menyampaikan 2 poin penting yang juga sebagai closing statement pada diskusi tersebut, Pertama agar Pemkab lebih banyak memperhatikan kearifan budaya lokal yang dimuat dalam mata pelajaran muatan lokal di sekolah-sekolah. Jenis muatan lokal tidak mesti sama pada setiap sekolah seperti saat ini rata-rata berupa pelajaran Arab Melayu dan lain-lain. Nanti bisa disesuaikan budaya masing-masing kecamatan sesuai budaya yang dimiliki agar tetap lestari.

Kedua, Pemkab dapat mengabadikan nama Soeman. HS yang merupakan Bapak Cerpen yang berasal dari Rokanhulu. Apakah dalam bentuk nama bangunan gedung sekolah dan lainnya. Hal ini langsung mendapat respon cepat dari Sekda yang langsung mencatat usulan tersebut pada layar agenda digitalnya yang akan segera menyampaikan kepada Bupati.

Doktor yang biasa dipanggil Pak An ini juga berpesan kepada KONI Rokanhulu agar dapat melakukan pembinaan terhadap olahraga tradisional.

Acara ini berlangsung dengan hikmat dan seru di bawah rintik hujan hingga larut malam. Diskusi baru berakhir sekitar pukul 23.10 WIB, ditutup dengan penyerahan beberapa buku oleh Nirma Herlina selaku Ketua FTBM Rokanhulu untuk Taman Baca GH Koem_Pai kepada Yusro Fadli sebagai pemilik yang disaksikan oleh Sutriyono selaku Ketua FTBM Provinsi Riau.(FDr)