Muhammad Faisal: Jangan Biarkan Kekosongan Wabup Terlalu Lama

0
111

BANGKINANG KOTA -(auranews.id)- Kekosongan posisi Wakil Bupati Kampar yang ditinggalkan oleh H Catur Sugeng Susanto selalu menjadi pertanyaan bagi masyarakat. Bahkan ada juga yang menyayangkan agar bupati tidak terlalu lama mengosongnkan posisi wakil.

Hal itu disebutkan oleh ketua DPRD Kampar, Muhammad Faisal diruang kerjanya Bangkinang, Senin, (07/10/2019) siang.

“Kita berharap bupati segera mungkin memanggil seluruh ketua partai koalisi agar persoalan kekosongan wakil itu bisa diselesaikan secepat mungkin,” harapnya.

Politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) itu menilai dengan adanya wakil sudah barang pasti 40 persen sudah bisa membantu kinerja bupati.

Lebih jauh ia pun merasa kasihan melihat bupati berjalan sendiri untuk memajukan Kampar. Kendatipun demikian roda kepemerintahan Kampar juga terlihat pincang tanpa ada wakil yang mendampingi bupati.

“Kalau sekarang memang terlihat pincang tanpa ada wabub, tapi kalau wabub ada pasti bupati akan terbantu, sementara legislatif saat ini hanya menunggu nama yang diusung oleh partai koalisi,” katanya.

Saat dirinya disuruh untuk maju sebagai calon wakil iapun menolak dengan alasan masyarakat sudah memberikan kepercayaan kepadanya sebagai ketua DPRD.

“Saya gak lah, masyarakat itu memberikan kepercayaan kepada saya sebagai ketua DPRD, bukan sebagai wakil,” tegasnya.

Sekedar diketahui, kekosongan posisi wakil bupati Kampar terjadi pada tanggal 18 Desember 2018, hal itu disebabkan oleh Bupati Kampar H. Azis Zaenal meninggal dunia.

Namun posisinya langsung digantikan oleh wakilnya pada saat itu adalah Catur Sugeng Susanto. Catur yang menjadi wakil pasangan Azis-Catur pada pilkada 2017 lalu akhirnya menjadi bupati menggantikan almarhum Azis. (Defrizal)