Upaya Masif TNI Dalam Penanganan Karhutla di Provinsi Riau

0
110

KAMPAR (auranews.id) – Pelaksanaan tugas mitigasi, pencegahan, penanganan dan penanggulangan bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) secara maksimal terus berlanjut tanpa henti, tim gabungan berjaga selama 24 Jam, hal ini dilakukan oleh Prajurit TNI khususnya Prajurit Kodim 0313/KPR.

Saat ini mereka terbagi dalam beberapa regu Subsatgas, yang bertugas untuk selalu mengawasi, memburu dan melaksanakan patroli secara rutin diwilayah-wilayah rawan Karhutla.

Komandan Kodim 0313/KPR Letkol Inf Aidil Amin, S.IP. M.I.Pol mengatakan saat ini Kodim 0313/KPR sudah mengerahkan sebanyak 134 orang personel yang terdiri dari 21 tim tersebar di 18 kecamatan di tiga kabupaten di Provinsi Riau guna melaksanakan mitigasi, pencegahan, penanggulangan dan penanganan langsung  Bencana Karhutla.

“Prioritas utama kami adalah untuk melakukan mitigasi dan pencegahan secara dini, dengan melaksanakan sosialisasi berupa komunikasi sosial (Komsos) dengan cara mensosialisasikan bahaya bencana kebakaran hutan dan lahan kepada masyarakat dan pemilik lahan,” kata Dandim Aidil, Rabu (11/9/2019).

Selain mitigasi, kata Aidil, Satgas Karhutla Kodim 0313/KPR juga terlibat langsung dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Provinsi Riau secara maksimal.

“Selain mitigasi dan pencegahan dini, kami bersama anggota dilapangan juga terlibat langsung dalam upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan di beberapa titik, seperti di Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Karya Indah di Kecamatan Tapung, Tanjung Balam dan Tanah Merah  di Kecamatan Siak Hulu, Keumutan di Kecamatan Kerumutan,  Desa Sotol di Kecamatan Langgam, Desa Merbau di Kecamatan Bunut dan Desa Pelalawan di Kecamatan Pelalawan dan daerah lainnya,” jelasnya.

Menurut Aidil, pihaknya tidak henti-hentinya mengupayakan meningkatkan sinergitas dan kerja sama bersama tim gabungan Karhutla bersama Manggala Agni (MA), Masyarakat Peduli Api (MPA), Polri, BPBD, Pemda setempat dan melibatkan UMKM dan Ormas-ormas dalam mengatasi permasalahan kebakaran hutan dan lahan yang saat ini terjadi di Provinsi Riau.

Kemudian, Dandim Aidil juga secara terus menerus melakukan himbauan kepada masyarakat dan perusahaan yang memiliki lahan agar terlibat aktif dalam penanganan bencana kebakaran yang saat ini terjadi, sosialisasi terus digaungkan baik melalui media elektronik, media cetak, televisi maupun turun langsung ditengah-tengah masyarakat, bahkan Dandim Aidil sering menyempatkan diri menjadi Khotib sholat Jum’at untuk mensosialisasikan bencana kebakaran hutan dan lahan kepada masyarakat.

“Kami berharap dengan usaha yang maksimal, baik dalam sosialisasi maupun penanganan dilapangan bencana kebakaran yang terjadi di Provinsi Riau bisa segera berakhir, kami juga sekali lagi menghimbau kepada seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama berupaya mengatasi Karhutla, sehingga keluarga dan anak-anak kita bisa menghirup udara bersih dan terbebas dari kabut asap,” tutup abituren Akademi Militer Tahun 2001 itu.(Red/Pendim)