Bus PMH Menghantam Tronton Parkir di Lintas Riau-Sumut, 6 Penumpang Meninggal Dunia, 8 Luka Berat

0
162

ROKAN HILIR -(auranews.id)- Kecelakaan maut kembali terjadi  di Provinsi Riau. Kali ini  Bus PMH jurusan Siantar-Pekanbaru menghantam truk tronton yang sedang parkir di jalan lintas Riau-Sumut Km 18.

Musibah Kecelakaan ini  terjadi di Desa Bangko Bakti, Bangko Pusako, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Provinsi Riau, Jumat dini hari (23/8/2019) sekira Pukul 02.00 WIB.

Akibat benturan yanag sangat keras membuat bus  PMH dengan nomor polisi BK 7040 WA terbelah-belah. Tercatat hingga Jumat sore sebanyak enam orang dinyatakan meninggal dunia dan sejumlah penumpang lainnya yang selamat langsung dilarikan warga  ke rumah sakit. Banyak diantara penumpang Bus PMH mengalami luka-luka diduga akibat serpihan bus saat bertabrakan.

Menurut informasi di lapangan, Bus PMH datang dari arah Sumut menuju  Pekanbaru dengan kecepatan tinggi. Saat melintas di km 18, Kecamatan Bangko Pusako, bus menghantam truk tronton BB 9413 FY bermuatan cangkang kelapa sawit yang sedang mengalami kerusakan di pinggir jalan.

Kasat Lantas Polres Rokan Hilir (Rohil) AKP Davit Richardo Sik saat dikonfirmasi menyebutkan, sopir Bus PMH melarikan diri saat kejadian. Saat ini pihaknya masih melakukan pencarian.

‘’Pengemudi Bus PMH BK 7040 WA melarikan diri setelah kejadian tersebut. Diduga sopir Bus PMH tidak konsentrasi sehingga tidak melihat truk yang sedang parkir karena mengalami kerusakan mesin,’’ ujarnya.

Sopir Bus PMH diduga lalai. Pasalnya, truk parkir tersebut sudah diberikan tanda parkir dengan menggunakan keranjang dan pelepah sawit.

Karena jarak sudah terlalu dekat dan tidak terhindarkan lagi, bus akhirnya menabrak bagian belakang samping sebelah kanan truk tronton.

“Seluruh korban sudah dilarikan ke puskesmas dan RS terdekat, untuk korban meninggal dunia seluruhnya penumpang bus,” ungkap Davit Richardo.

Jasa Raharja Bergerak cepat

Wira Kisworo, petugas Jasa Raharja Ujung Tanjung dan Syaiful Hidayat Kepala Kantor Pelayanan Duri bergerak cepat. Mereka mendatangi tempaat kejadian dan  berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mendata korban yang akan diberi santunan.

Kepala Cabang Jasa Raharja Riau Herry Kesuma SE MM menyebutkan, dalam hitungan jam, santunan untuk dua korban meninggal dunia di wilayah Riau telah ditransfer melalui rekening ahli waris yang berdomisili di wilayah Kuantan Singingi.

Petugas Jasa Raharja wilayah Kuantan Singingi, M Budi Pujo dan Gema Alif Utama telah memastikan keabsahan ahli waris dengan cara jemput bola. “Santunan korban meninggal dunia atas nama

Afparizal diserahkan kepada istri sah bernama Fitri Marlinda dan korban meninggal dunia atas nama Hermanmto diserahkan kepada istri sah bernama Juni Indra,’’ sebutnya.

Empat korban meninggal dunia lainnya, pihaknya akan berkoordinasi dengan Jasa Raharja Sumut. ‘’Telah dikoordinasikan dan pelimpahan berkas melalui sistem dengan Jasa Raharja wilayah Sumatera Utara untuk diserahkan santunan kepada ahliwaris,” ucap Herry.

Untuk belasan korban luka-luka sudah dijaminkan biaya perawatan di Puskesmas Balam, RSUD Arifin Achmad, RSUD Mandau Duri, RS Regita Ujung Tanjung, RS Indah Bagan Batu dan RS Cahaya Ujung Tanjung dengan menerbitkan guarantee letter biaya rawatan maksimal Rp20 juta.

Identitas Korban Meninggal Dunia

1.RAMLAN , Marindal/22 November 1969, Agama Islam, pekerjaan wiraswasta, Alamat: Jalan Bajak II Gg. Sekolah 264-B Harjosari II Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, mengalami pendarahan hebat di kepala dan  dibawa ke Puskesmas Km 12 Balam.

2. AFPARIZAL, Bentang/05 Juni 1976, Agama Islam, pekerjaan wiraswasta, Alamat  Robek Panjang RT03. RW 02 Desa Koto Taluk, Kab.Teluk Kuantan, Provinsi Riau, mengalami pendarahan hebat di kepala dan  di bawa ke Puskesmas Km 12 Balam.

3.HENDRI, Besitang/18 Oktober 1993, Agama: Islam, pekerjaan wiraswasta, Alamat Lingkungan IV KP. Lama, Kel. Kampung Lama, Kec. Besitang, Kab. Langkat, Provinsi Sumatera Utara, pecah kepala dan dibawa ke Puskesmas Km 12 Balam.

4.SUYATMI, Nogo Rejo/12 Juli 1979, Agama Islam, Pekerjaan IRT, Alamat Dusun V Desa Nogorejo, Kec. Garang, Kab. Deliserdang, Provinsi Sumatera Utara, mengalami patah kaki dan pendarahan hebat di kepala (LB) lalu Meninggal di Puskesmas Bangko Jaya Km 12.

5.Hermanto, SEB/30 Desamber 1963, Agama Islam, pekerjaan wiraswasta, Alamat Dusun Tebing Tara RT01 RW01 Desa Seberang Taluk, Kec. Kuantan Tengah, Kab. Kuantan Sengingi, Provinsi Riau, mengalami pendarahan hebat di kepala, lalu meninggal di Puskesmas Bangko Jaya Km 12.

6.Safrizal, Medan/ 01 September 1979, Laki-laki, Agama  Islam, pekerjaan wiraswasta, Alamat Jalan Saudara, GG. Paret Inpres, Desa Timbang Deli, Kec. Medan Amplas Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, patah tulang kedua kaki dibawa ke Puskesmas Bangko Jaya Km 12 dan meninggal dunia di Rumah Cahaya Ujung Tanjung.

Identitas Korban Luka Berat

1. DEDY, Medan/05 Juni 1979, laki-laki, Agama Islam, Pekerjaan Wiraswasta, Alamat  Dusun II, Gg. Besi Pat-II Desa Patumbak 2, Kec.Patumbak, Kab. Deliserdang, patah tulang bagian kaki sebelah kanan dibawa ke Puskesmas Bangko Jaya Km 12.

2. Bambang Budi Sahputra, K. Binjai/04 Februari 1979, Agama Islam, laki-laki, pekerjaan wiraswasta, Alamat Dusun III Jl. Balai Desa, Desa Sunggal Kanan, Kec. Sunggal, Kab. Deliserdang, patah tulang kaki sebelah kiri dibawa kePuskesmas Bangko Jaya Km 12.

3. Ujang S, Taluk Kuantan/31 Januari 1961, Agama  Islam, laki-laki, pekerjaan wiraswasta, Alamat Taluk Kuantan RT07 Desa Beringin Taluk, Kec. Kuantan Tengah, Provinsi Riau, patah kaki sebelah kanan dibawa ke Puskesmas Bangko Jaya Km 12.

4. Sri Rahayu, Pangkalan Susu/17 Maret 2000, perempuan, Agama Islam, Pekerjaan IRT, Alamat Selisih Tj. Bt. Pamah Riau, patah kaki sebelah kiri dibawa ke Puskesmas Bangko Jaya Km 12.

5. Rina Sari Lubis, Medan/01 September 1974, Agama Islam, Perempuan, Pekerjaan IRT, Alamat Dusun II RT10 RW05 Desa Kampung Medan, Kec. Kuantan Hilir, Kab. Kuansing, Provinsi Riau, patah  kaki sebelah kiri dirujuk ke RS Indah Bagan Batu.

6. FAKHRUDIN, Pematang Cengal/04 Desember 1964, Agama Islam, Lakis, pekerjaan wiraswasta, Alamat Dusun II P.  Cengal Barat, Desa Pematang Cengal Barat, Kec.Tj. Pura, Kab. Langkat, Provinsi Sumatera Utara mengalami luka lecet di wajah dan dibawa ke Puskesmas Km 12 Balam.

7. ERIYANI, Pulau Banyak/28 Juli 1975, Agama Islam, Perempuan, Pekerjaan: IRT, Alamat Dusun II, P Cengal Barat Desa Pematang Cengal Barat, Kec. Tj.Pura, Kab. Langkat, Provinsi Sumatera Utara, mengalamai luka lecet di kening dan dibawa ke Puskesmas Km 12 Balam.

8. WANDRI HERMAWAN PANJAITAN, Aceh Tenggara/18 Mei 1992, Agama Kristen, laki-laki, Pekerjaan Kernek Mobil, Alamat Jl. Bahagia Bipas Amplas Kota Medan mengalami luka di kaki (LR) dan dibawa ke Puskesmas Km 12 Balam.

(Ferry Anthony)