Tradisi “Cokau” Ikan di Batu Sanggan Berlangsung Meriah

0
153

BATUSANGGAN(AuraNEWS.id) – Tradisi ‘Cokau’ (Menangkap) Ikan Lubuk Larangan di Desa Batu Sanggan Kecamatan Kampar Kiri Hulu Kabupaten Kampar berlangsung sukses dan meriah, Sabtu (10/8/2019).

Acara ‘cokau’ ikan di Lubuk Larangan ini merupakan salah satu kearifan lokal yang ada di Sungai Subayang, Desa Batu Sanggan.

Tradisi mencokau ikan lubuk larangan ini dilakukan sekali setahun, yaitu setelah hari raya Idul Fitri atau sebelum hari raya Idul Adha.

Peralatan yang digunakan dalam mencokau ikan di Lubuk Larangan ini menggunakan tangkapan tradisional, seperti: jala, jaring, dan senapan ikan busur panah yang dibuat oleh masyarakat.

Acara mencokau ikan secara massal oleh masyarakat Desa Batu Sanggan di Sungai Subayang ini disaksikan oleh Kepala Desa Batu Sanggan Indusri S.Pd, Datuk Pucuk Persukuan Jusman, Ketua Pemuda Desa Batu Sanggan Zainir, Tokoh Agama/ Masyarakat serta anak kemanakan baik yang sengaja pulang dari rantau atau yang menetap di Desa Batu Sanggan.

Salah seorang Pemuda asal Desa Batu Sanggan Rama I, S.IP yang saat ini sering menetap di Pekanbaru kepada AuraNEWS.id, Selasa (13/8/2019) mengatakan, “Acara mencokau ikan lubuk larangan ini sangat menyenangkan dan saya berharap tradisi seperti ini selalu kita jaga dan selalu ada setiap tahunnya,” harapnya.

“Semoga dengan adanya tradisi ini maka semakin banyak masyarakat Desa Batu Sanggan yang ada di perantauan kembali pulang ke kampung halaman (Batu Sanggan_red), meskipun hanya pas di waktu acara saja,” harap Rama, Pemuda Desa Batu Sanggan yang pernah menempuh pendidikan di Kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

Penulis/Editor : M. Syari Faidar