Polres Kampar Selidiki Dugaan Tindak Pidana Pembagian Uang Kompensasi PT Ciliandra

0
879
Kasatreskrim Polres Kampar, AKP Fajri. Foto: auranews/andes

KAMPAR(auranews.id) – Pembagian uang kompensasi dari PT Ciliandra kepada masyarakat Desa Siabu, Kecamatan Salo diduga ada penyelewengan. Oleh karena itu, Satreskrim Polres Kampar tengah mendalami persoalan ini.

“Benar, saat ini kami tengah melakukan penyelidikan pada pembagian uang kompensasi PT Ciliandra kepada masyarakat Siabu senilai Rp6,5 Miliar,” kata Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta Yudhistira melalui Kasatreskrim, AKP Fajri saat dihubungi auranews.id, Jumat sore (2/8/2019).

Fajri mengaku, permasalahan ini bermula dari laporan masyarakat yang memberikan informasi bahwasanya pembagian uang kompensasi PT Ciliandra selama 13 bulan tidak tepat sasaran.

Dijelaskannya, menindaklanjuti laporan tersebut, Satreskrim Polres Kampar langsung melakukan pemanggilan kepada beberapa pihak diantaranya kepada masyarakat, pengurus koperasi Siabu Maju Bersama dan kepada Dinas Koperasi Kabupaten Kampar selaku pengawas.

“Pemanggilan sudah 2 Minggu yang lalu,” kata Fajri.

Ia menjelaskan, bahwa pemanggilan tersebut untuk mengklarifikasi terkait adanya dugaan dana kompensasi yang tidak tepat sasaran.

“Saat ini masih dalam tahap penyelidikan, apakah dana tersebut tidak tepat sasaran, atau pun tidak sesuai. Mereka (masyarakat-red) yang memberikan pengaduan kepada kami (Polisi-red),” ujarnya.

Dana kompensasi tersebut sudah diberikan sebanyak 4 tahap dalam kurun waktu 13 bulan, dengan nominal dana sekitar Rp 6,5 milyar. Setiap masyarakat mendapatkan dana dengan jumlah besaran yang bervariatif.

Terkait adanya kecemasan masyarakat memberikan informasi, Fajri pun menghimbau agar masyarakat Siabu tidak perlu takut untuk memberikan keterangan kepada polisi.

“Kalau masyarakat takut, silahkan datangi kantor kami demi kenyamanan masyarakat untuk memberikan keterangan,” kata Fajri.***