Kampar Art Festival Habiskan APBD Ratusan Juta, Dragon Boat Dipandang Sebelah Mata

0
1192
Keterangan Foto: Kampar Art Festival (atas) dan KIDBF 2019 (Bawah)

BANGKINANGKOTA(auranews.id) – Sangat miris, acara lokal Kampar Art Festival 2019 yang diselenggarakan oleh Pemda Kampar pada Jumat 19 Juli lalu di Taman Kota Bangkinang lebih mewah dari pada pergelaran iven International.

Kok bisa, kegiatan mendatangkan kesenian dari kabupaten/kota di Riau plus Kepri lebih banyak memakan anggaran dari pada kegiatan Kampar International Dragon Boat Festival (KIDBF) 2019 di objek wisata Danau Rusa Kelurahan Batu Bersurat Kecamatan XIII Koto Kampar yang dihadiri oleh atlit 10 Negara.

Konon kabarnya, kegiatan Kampar International Dragon Boat Festival tidak mendapatkan uluran tangan pemerintah setempat satu persenpun.

Hal itu diakui oleh ketua pelaksana KIDBF 2019, Aidil Amin saat dihubungi melalui kontak personnya, Senin (28/7) siang, dirinya mengatakan tidak ada bantuan secara lansung diberikan oleh Pemda kepada panitia.

Ia sangat menyayangkan ketidak pedulian Pemda terhadap ivent yang mengangkat nama baik tanah peradaban itu.

“Tidak ada sepersenpun, tempat dan penginapan para atlit ditanggung oleh panitia, yang ada bantuannya mobil bus 4 unit dan mobil wc 2 unit, hanya itu saja, kalau masalah uang tidak ada,” akuinya.

Membahas masalah Kampar Art Festival, kegiatan yang bersifat lokal itu malah difasilitasi oleh Pemda setempat. Yang sangat mirisnya kegiatan itu menghabiskan APBD Kampar sebanyak 300 juta.

Hal itupun dibenarkan oleh Kabid Kebudayaan Dinas Pariwisata Kampar, Ismail saat dijumpai di mesjid kawasan Kantor Bupati, Senin (28/7) pagi. Ia menyebutkan kegiatan itu dilaksanakan untuk menyambut dan memeriahkan Kampar International Dragon Boat Festival.

“Ya, untuk memeriahkan dragon boat, anggarannya 300 juta kalau gak salah, yang datang tim kesenian Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau plus Kepri” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kampar, Zulia Darma saat dikonfirmasi kegiatan Kampar Art Festival melalui pesan singkat WhatsApp ia menjawab, “Waalaikum salam wr wb,  Insyaa Allah kegiatan tahunan yang dilaksanakan bersamaan dengan Kampar Internasional Dragon Boat Festival 2019,” jawab Zulia.

Lebih lanjut ia juga mengirim pesan kembali “Kegiatan tahunan Pemkab.. Awalnya direncanakan untuk HUT RI namun karena ada kegiatan yang bersifat Internasional seperti Dragon Boat Festival maka pelaksanaan dimajukan,” katanya.

Sayangnya, saat ditanyakan berapa anggaran yang digunakan untuk ivent tersebut, Zulia bungkam, walaupun pesan sudah dibaca namun tidak dibalas.(Defrizal)