Mengabdi 13 Tahun, Surono di PHK Secara Sepihak

0
91

PEKANBARU -(auranews.id)- Nasib Surono sebagai kariawan tetap di PT. Ivomas Tunggal yang berdomisili di Pondok Dua Sei Rokan Telaga Samsam Kecamatan Kandis berakhir di awal bulan pada tahun 2018.

Pasalnya, Surono dituduh oleh security perusahaan Jumino dan Jumingin melakukan penggelapan dua janjang sawit perusahaan. Pria yang malam ini dipecat pada tanggal 23 Januari 2018 berdasarkan surat PHK nomor: 004/SRICE/PHK/01/2018.

Persoalan ini menguak tanggal 30/12/2017. Dirinya dijemput oleh dua orang security lalu dibawa ke kantor besar Divisi PT. Ivoma. Disitu ia diintrogasi Askep Muhammad Yasir Sinaga dan asisten saudara Andi Perkasa.

“Saya disuruh mengakui perbuatan yang tidak pernah saya lakukan. Disitu saya disuruh membuat surat pengunduran diri dari perusahaan, saya tidak membuat pernyataan tersebut,” katanya (10/7/2019).

Lebih lanjut ia menjelaskan, persoalan itu terus berkepanjangan, pada tanggal 30 Desember 2017 iapun dilaporkan oleh security ke Polsek Kandis.

Setelah melewati beberapa proses dan mediasi melalui Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Siak akhirnya saudara Surono melayangkan Gugatan ke Pengadilan Hubungan Industri Pekanbaru nomor perkara: 50/Pdt.SuS-PHI/2019/PN.Pbr, karena saudara Surono merasa dirinya tidak bersalah namun tetap di PHK oleh perusahaan dan ingin menuntut hak-hak nya dengan perusahaan terutama uang pesangon yang belum ia terima.

“Saya berharap majelis hakim yang menangani perkara ini agar mengabulkan seluruh isi gugatan saya, saya orang awam yang buta pengetahuan apalagi soal hukum seperti ini, saya sebagai kepala rumah tangga sudah tidak bekerja untuk menafkahi keluarga saya,”tutupnya.(defrizal)

Video, Mari Sukseskan Kampar Internasional Dragon Boat Festival di Danau Rusa PLTA Koto Panjang, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, 18-21 Juli 2019: