Dua Pelaku Jambret di Arifin Ahmad Pekanbaru Babak Belur Dipukuli Massa

0
708

PEKANBARU -(auranews.id)- Dua orang pelaku jambret yang beraksi di Jalan Arifin Achmad, Kota Pekanbaru, pada Senin siang (24/6/2019) kemaren, babak belur dipukuli puluhan Massa yang sudah geram dengan aksi-aksi jambret di wilayah Pekanbaru.

Kedua pelaku kejahatan jalanan ini masing-masing berinisial AP (25) dan AHT (21), sedangkan korbannya seorang wanita bernama Sherly (29) warga Jalan Air dingin V, Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru.

Menurut salah seorang saksi, bernama Muammar Syahida yang turut melakukan pengejaran dan meringkus salah seorang pelaku tersebut menuturkan, kejadian bermula saat korban sedang mengendarai sepeda motor bersama temannya. Setibanya di jalan Arifin Ahmad, tiba-tiba gelang emas milik korban yang ada di tangan sebelah kiri, disambar oleh pelaku yang berboncengan naik sepeda motor. Korban meneriaki pelaku, sambil melakukan pengejaran.

Dirinya mendengar teriakan korban dan langsung melakukan pengejaran.  Pelarian kedua pelaku terhenti setelah menabrak sebuah mobil Avanza putih tak jauh dari Kantor Sub Sektor Marpoyan Damai.

Melihat kedua pelaku terjatuh Muammar  Syahida langsung turun dari sepeda motor, dan berhasil mengamankan seorang pelaku. Sementara rekan pelaku berhasil lari ke arah semak belukar di tepi jalan.
Warga di sekitar lokasi kemudian beramai-ramai mengejarnya, dan akhirnya berhasil ditangkap.

” Saat keduanya jatuh, saya turun dari sepada motor, dan berhasil mengamankan satu pelaku, Sementara rekan pelaku yang lari ke semak belukar barhasil di tangkap warga, kata Muammar  Syahida.

Pelaku sempat tak mengakui perbuatannya.
Namun saat korban datang menghampiri dan menyatakan benar bahwa kedua lelaki tersebut pelakunya.

Akhirnya warga pun geram, kedua pelaku babak belur dipukuli, sebelum diamankan di Kantor Sub Sektor Marpoyan Damai.

Tertangkap kedua pelaku ini dibenarkan Kanit Reskrim Polsek Bukit Raya, Iptu Aspikar, kepada auranews.id Selasa pagi (25/6/19).

” Ya, keduanya saat ini sudah diamankan di Mapolsek Bukitraya, selain kedua pelaku, turut diamankan juga gelang emas rantai, dan sepeda motor yang digunakan kedua pelaku sebagai sarana kejahatan,” ungkap Aspikar.

Aspikar juga menghimbau kepada warga untuk tidak menggunakan perhiasan atau aksesoris berharga lainnya, ketika berpergian, terutama kaum perempuan yang selalu menjadi target para pelaku kejahatan jalanan.

“Kami menghimbau terutama kepada kaum perempuan yang selalu menjadi terget pelaku kejahatan jalanan ini, untuk tidak mengenakan perhiasan  secara berlebihan ketika berpergian,” himbaunya. (Ferry Anthony).

Tonton Video, mari sukseskan Kampar Internasional Dragon Boat Festival di Danau Rusa, 18-21 Juli 2019: