Pacar Diikat Jacket, Polisi Gadungan Cabuli dan Todong Korban Pakai Pistol

0
691

ROKAN HULU(AuraNEWS.id) – Telah datang seorang Perempuan ke Polsek Ujung Batu yang melaporkan bahwa telah terjadi Tindak Pidana Persetubuhan Terhadap Anak di Bawah Umur dan Pencurian sesuai dengan Laporan Polisi Nomor : LP/41/K/V/2019/ Riau/Res Rohul/Sek. Ujung Batu, tanggal 19 Mei 2019.

Kapolres Rokan Hulu (Rohul) AKBP M Hasyim Risahondua, SIK, MSi melalui Paur Humas Polres Rohul Ipda Feri Fadli, SH kepada AuraNEWS.id, Rabu (12/6/2019) menyebutkan bahwa, Pelapor Reni Juwita, kelahiran Rengat (27 Oktober 1983) merupakan Ibu Rumah Tangga (IRT) yang berdomisili di RK. Harapan Kelurahan Ujung Batu Kecamatan Ujung Batu Kabupaten Rohul.

Diceritakan, waktu kejadian tersebut terjadi pada hari Minggu tanggal 19 Mei 2019 sekira pukul 01.00 Wib di Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Desa Pematang Tebih Kecamatan Ujung Batu Kabupaten Rokan Hulu.

“Adapun Korban RA berusia 19 tahun kelahiran Pekanbaru, beragama Islam, merupakan seorang Pelajar yang berdomisili di Kelurahan Ujung Batu, sedangkan Terduga Pelaku masih dalam Proses Lidik,” beber Paur Humas.

Adapun Kronologis Kejadian, yakni pada Minggu (19/5/2019) sekira pukul 05.00 WIB ada saat Pelapor berada di rumah datang saksi 3, Santi Ramadani menyuruh Pelapor untuk kerumah saksi 3 dikarenakan anak Pelapor (Korban) berada di rumah saksi 3.

Sesampai di rumah saksi 3 lalu di beritahukan bahwasanya anak Pelapor (Korban) berada di rumah saksi 3, setelah sampai di rumah saksi 3 lalu di beri tahu bahwasanya anak Pelapor telah meminjam 1 (satu) unit sepeda motor merek Suzuki Smash Titan milik saksi 3 namun sepeda motor tersebut telah diambil paksa oleh Orang Tidak di Kenal (OTK) serta korban telah di perkosa oleh OTK di semak-semak Desa Pematang Tebih Kecamatan Ujung Batu.

Pada saat itu Korban menerangkan pada hari Sabtu sekira pukul 23.00 WIB Korban bersama pacarnya Saksi 1 Defri Antoni sedang berteduh menunggu hujan reda di bengkel tempat ban yang telah tutup, mereka didatangi oleh 2 orang laki-laki mengendarai sepeda motor Beat warna hitam dengan ciri-ciri pengendara gendut, memakai jacket hitam, memakai helm dan masker serta yang di boncengnya berbadan kurus memakai jacket hitam memakai Helm menggunakan topi warna hitam, celana levis hitam, logat bahasa batak.

Kemudian laki-laki yang di bonceng turun lalu mengatakan, “ngapain kalian disini, kalian jangan macam-macam, saya polisi,” bentaknya sambil mengeluarkan pistol dari pinggangnya.

Terus laki-laki tersebut mengeledah Korban dan Saksi sambil meminta HP, dikarenakan Korban tidak membawa HP, lalu laki-laki tersebut berkata, “kalian ikut kata-kata saya,” kata laki-laki tersebut.

Selanjutnya Pelaku menyuruh Korban serta Saksi naik ke sepeda motor korban bersama dengan Pelaku, lalu Pelaku mengarahkan masuk ke semak-semak kemudian Pacar korban Defri Antoni di ikat dengan jacket, selanjutnya pelaku membuka baju korban dan memasukan alat kelaminnya ke alat kelamin korban sambil berkata, “diam kau!!”, dan pacar korban di pukul kepalanya sambil berkata, “diam kau!!”, selanjutnya Pelaku pergi meninggalkan Korban dan Saksi 1 serta membawa sepeda motor korban.

Adapun Sepeda motor milik saksi yang di ambil oleh pelaku merek Suzuki Smash Titan warna Biru Putih, dengan nomor rangka: MH8BE4DUABJ – 250832, nomor mesin: E470- ID – 276840 nomor polisi BM 5417 OR atas nama Syufrizal.

Atas kejadian tersebut Pelapor merasa tidak senang dan mengalami kerugian sebesar Rp 4.500.000,- ( Empat juta lima ratus ribu rupiah ) selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ujung Batu guna pengusutan lebih lanjut.

“Saksi-saksi dalam kejadian ini, Defri Antoni (Saksi 1) 17 Th, Laki-laki, Pelajar, Islam, Kelurahan Ujung Batu Kecamatan Ujung Batu Kabuoaten Rohul serta Santi Ramadani (Saksi 2) 19 Th, Islam, Perempuan, Swasta, Desa Ngaso Kecamatan Ujung Batu Kabupaten Rohul,” beber Ipda Feri Fadli.

“Barang Bukti dalam peristiwa ini: 1 (Satu) helai celana levis warna biru, 1 (Satu) helai baju kaos warna hijau abu-abu, 1 (Satu) helai Bra warna coklat, 1 (satu) helai celana dalam warna biru, 1 (satu) lembar STNK Asli R2 dan 1 (Satu) lembar Akte Kelahiran korban,” tutup Paur Humas Ipda Feri Fadli, SH.

Penulis : M. Syari Faidar