Kursi Wabup Kampar Makin Panas, Feri Adiyanto dan Syamsul Muhkamar Segerakan Rapat Bersama Partai Koalisi

0
953

BANGKINANG KOTA -(auranews.id)- Pasca hari raya enam nanti, sejumlah partai pengusung Azis – Catur di pilkada 2017 lalu menyepakati untuk berembuk membahas masalah Wakil Bupati Kampar yang masih kosong semenjak wafatnya Bupati Kampar Azis Zaenal yang diganti Wakil nya Catur Sugeng Susanto.

Hal itu dilakukan untuk menyatukan suara dan menunjuk siapa calon wakil bupati yang pantas untuk mendampingi Catur Sugeng Susanto melanjutkan visi misi almarhum Azis Zaenal.

Dua orang ketua partai yang berhasil dikonfirmasi auranews.id Rabu (12/6/2019) sore tadi membenarkan perencanaan tersebut, diantaranya Ketua DPC Partai Gerindra Kampar Feri Adiyanto dan ketua DPC Partai Nasdem Kampar, Samsul Muhkamar.

Menurut Feri semenjak telah dilayangkan surat oleh pimpinan DPRD Kampar ke partainya, Gerindra sudah mengirim dua nama yang akan diusung untuk menjadi Wakil Bupati. Diantara dua nama itu adalah yang pertama dia sendiri (Feri-red) dan Muaslam.

“Kita sudah mengirim dua nama, saya sendiri dan Muaslam, tapi itukan hanya usulan, dan kami dari partai koalisi pendukung Azis-Catur sepakat untuk mengadakan pertemuan kembali,” tuturnya.

Dalam pemilihan nanti, siapapun yang bernasib baik menjadi orang nomor dua di Kampar, Feri berharap yang terpilih bisa membawa Kampar lebih baik.

“Memang kita harapkan menjadi pemimpin itu seseorang yang memiliki loyalitas yang tinggi terhadap rakyat, dan bisa mensejahterakan rakyat,” harapnya.

Rencana untuk berembuk partai koalisi juga di iyakan oleh ketua DPC Nasdem, Samsul Muhkamar, diwaktu terpisah dirinya menyebutkan, walaupun Nasdem juga sudah mengirimkan dua nama calon, tetapi tidak final bagi penentu posisi Wakil Bupati.

“Semenjak dua bulan belakang, pimpinan DPRD Kampar juga sudah melayangkan surat kepada partai, dan kami dari Nasdem juga sudah mengirim dua nama ke DPRD, nama itu, Samsul Muhkamar dan H. Syofian,” katanya.

Ia menjelaskan, soal teknis pemilihan itu diatur nantinya oleh DPRD Kampar, maka dari itu anggota DPRD Kampar sudah membentuk panitia pemilihan.

“Dan seharusnya pada per 17 Juni pengiriman dua nama itu sudah berhasil, namun semua partai pengusung juga mengirimkan dua nama sehingga menjadi terkendala, soal siapa nama yang diusung oleh partai baik tanya partai masing masing,” katanya.(defrizal)