Dinilai Jalan Ditempat, Keluarga Korban Pelecehan Seksual Lapor ke PWI Kampar

0
551
Ilustrasi foto.

BANGKINANGKOTA(auranews.id) – Keluarga korban dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh salah seorang warga kecamatan XIII Koto Kampar terhadap anak dibawa umur melaporkan nasibnya ke Persatuan Wartwan Indonesia (PWI) Kampar, Senin (13/5/2019).

Pasalnya kasus dugaan pelecehan yang dilaporkan pada bulan lalu itu dinilainya berjalan ditempat.

Fatril (42) salah seorang warga Gunung Bungsu yang merupakan paman korban menyebutkan, perbuatan biadap yang menghancurkan moral anak dibawah umur tersebut sudah dilaporkan pada tanggal 8 bulan 4 lalu.

Namun hingga saat ini pihaknya belum mengetahui sampai dimana perkembangan kasusnya yang dilaporkan oleh ayah korban.

“Kenapa belum ada tindakan atau penahanan yang dilakukan oleh penyidik, sementara pelaku masih duduk – duduk manis aja didepan rumahnya,” ungkap Fatril.

Dirinya menjelaskan, kejadian diketahui pada Sabtu tanggal 6 April 2019. Pada hari itu pelaku menghilang, dan besoknya tanggal 7 hari Minggu korban pulang.

“Setelah kami tanyakan kepada anak kami, ia mengakui sudah dilecehkan oleh pelaku,” ujarnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Kampar AKP Fajri saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut. Ia mengkaui pihak penyidik sudah mengirimkan SP2P.

“Itu sudah dikirimkan SP2Pnya, tapi saya lupa kasusnya yang mana,” ungkap kasat, Fajri saat dihubungi melaui melalui telpon genggamnya Senin siang.

Penulis: Defrizal