Nilai GakKumdu Kurang Memahami Undang-Undang, Gerindra Riau Akan Lakukan Upaya Hukum

0
222

BANGKINANG (auranews.id) – Untuk membersihkan nama besar partai Gerindra terhadap tudingan yang kian berembus mengatakan ada caleg gerindra melakukan money politic yang disampaikan sentral Gakkumdu Bawaslu Pekanbaru, Ketua DPD Gerindra Riau, Nurzahedi akan melakukan upaya hukum untuk menuntut balik Sentral Gakkumdu tersebut.

“Sebelumnya kita akan melakukan upaya persuasif dengan Gakkumdu, jika memang tidak ada cara penyelesaiannya kita akan melakukan upaya hukum, menuntut balik mereka,” ungkap Nurzahedi saat dihubungi via telpon WhatsAppnya, Selasa (16/4) malam.

Anggota DPR RI itu juga menilai Gakkumdu kurang memahami undang-undang pemilu, pasalnya dalam undang-undang pemilu dana saksi diperbolehkan.

“Dalam undang-undang memberikan bantuan dana saksi diperbolehkan, jika Gakkumdu mengatakan itu adalah money politic tentu jelas harus ada unsurnya,” kesalnya.

“Kalau money politik itu ada masyarakat yang menerima dan ada orang yang memberikan, ini gak, orang sedang menghitung data saksi dan berapa anggarannya kok ditangkap,” sambungnya lagi.

Sekedar diketahui, Sentra Gakkumdu Bawaslu Pekanbaru, Riau sempat melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di salah satu hotel berbintang di Pekanbaru dengan kasus dugaan politik uang.

Penangkapan ini terjadi pada pukul 13.30 WIB dimana ada empat orang diamankan beserta barang bukti. (Defrizal)