LPK-MS Siap Lindungi Konsumen

0
88

KAMPAR(auranews.id) – Konsumen kerap kali menjadi pihak yang dirugikan atas pembangunan dan perkembangan ekonomi saat ini. Menyikapi hal itu lembaga perlindungan konsumen mitra selasih (LPK-MS) hadir di Kampar.

Konsumen sebagai motor penggerak dalam perekonomian kerap kali berada dalam posisi lemah dibanding pelaku usaha. Konsumen hanya menjadi alat dalam aktivitas bisnis untuk meraup keuntungan yang sebesar-besarnya oleh pelaku usaha, ucap ketua LPK-MS, Syailan Yusuf, Selasa (16/4/2019)

Padahal, Undang Undang Republik Indonesia No. 8 tahun 1999 lahir sebagai jawaban perlindungan konsumen atas pembangunan dan perkembangan perekonomian dewasa ini.

Dikatakan, faktor utama yang menjadi kelemahan konsumen dalam perdagangan adalah tingkat kesadaran konsumen masih amat rendah yang selanjutnya diketahui terutama disebabkan oleh rendahnya pendidikan konsumen.

Lebih jauh ia menyampaikan, bahwa asas yang terkandung dalam UU Perlindungan Konsumen dapat dibagi menjadi menjadi 5 asas utama yakni, asas manfaat yang mengamanatkan bahwa segala upaya dalam penyelenggaraan perlindungan konsumen harus memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kepentingan konsumen dan pelaku usaha secara keseluruhan

Kemudian, asas Keadilan, dimana partisipasi seluruh rakyat dapat diwujudkan secara maksimal dan memberikan kesempatan kepada konsumen dan pelaku usaha untuk memperoleh haknya dan melaksanakan kewajibannya secara adil. Asas Keseimbangan, untuk memberikan keseimbangan antara kepentingan konsumen, pelaku usaha, dan pemerintah dalam arti materiil ataupun spiritual.

Selanjutnya, Asas Keamanan dan Keselamatan Konsumen, guna memberikan jaminan atas keamanan dan keselamatan kepada konsumen dalarn penggunaan, pemakaian dan pemanfaatan barang dan/atau jasa yang dikonsumsi atau digunakan dan Asas Kepastian Hukum, dimana pelaku usaha maupun konsumen mentaati hukum dan memperoleh keadilan dalam penyelenggaraan perlindungan konsumen, serta negara menjamin kepastian hukum, ucapnya.

Adapun tujuan dari perlindungan konsumen adalah segala menjamin adanya kepastian hukum untuk memberi perlindungan kepada konsumen dalam bentuk antara lain, pertama, meningkatkan kesadaran, kemampuan dan kemandirian konsumen untuk melindungi diri. Kedua, mengangkat harkat dan martabat konsumen dengan cara menghindarkannya dari ekses negatif pemakaian barang dan/atau jasa.

Ketiga, meningkatkan pemberdayaan konsumen dalam memilih, menentukan, dan menuntut hak-haknya sebagai konsumen. Keempat, menciptakan sistem perlindungan konsumen yang mengandung unsur kepastian hukum dan keterbukaan informasi serta akses untuk mendapatkan informasi.

Kelima, menumbuhkan kesadaran pelaku usaha mengenai pentingnya perlindungan konsumen sehingga tumbuh sikap yang jujur dan bertanggung jawab dalam berusaha. Keenam, meningkatkan kualitas barang dan/atau jasa yang, menjamin kelangsungan usaha produksi barang dan/atau jasa, kesehatan, kenyamanan, keamanan, dan keselamatan konsumen, paparnya.

Setelah memahami mengenai segala yang terkandung dalam undang-undang perlindungan konsumen, maka saya akan menganalisis mengenai subyek, obyek, peristiwa yang berkaitan dengan konsumen dan pelaku usaha, penyelesaian sengketa dan sanksinya, ungkapnya.

Jika para konsumen menginginkan perlindungan bisa mendatangi sekretariat LPKMS di jalan Letnan Boyak no 26 B Kelurahan Langgini kecamatan Bangkinang Kota – kabupaten Kampar, tepatnya samping kantor Samsat Bangkinang Kota. Contack person, Syailan Yusuf 081365234293, Suwandi SH 082170792248.***