Polres lnhu Gelar Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan TPS Pemilu 2019

0
216

RENGAT (auranews.id) – Kepolisian Resort (Polres) lndragiri Hulu (lnhu) melaksanakan kegiatan Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan Pasukan Pengamanan TPS Pemilu 2019, Senin (15/4/2019) sekira pukul 08.00 Wib di Lapangan Apel Polres Inhu Jalan Ahmad Yani Rengat.

Bertindak Sebagai Pimpinan Apel Kapolres Inhu AKBP Dasmin Ginting, S.IK, sebagai Perwira Apel Kasat Sabhara Polres Inhu AKP Hendri, S.Sos, MH, sebagai Komandan Apel Ipda Daniel SP, S.Sos, kegiatan dihadiri oleh Para Kabag, Kasat dan Kapolsek jajaran Polres Inhu.

Pasukan Apel terdiri dari 1 Pleton Pama gabungan dari Polda Riau & Polres Inhu, 1 Pleton TNI, 1 Pleton BKO Brimob Polda Riau, 1 Pleton Sat Sabhara, 1 pleton Gabungan Staf Polres Inhu, 2 Pleton BKO Polda Riau, 1 Pleton Gabungan Polsek yang diikuti oleh 360 personil.

Kapolres Inhu AKBP Dasmin Ginting S.IK dalam amanatnya menyampaikan bahwa Apel kesiapan dan pergeseran personel BKO pam TPS ini merupakan representasi dari kesiapan kita atas tanggung jawab dan kepercayaan yang diberikan oleh negara dan seluruh rakyat Indonesia untuk menjamin keamanan, ketertiban dan kelancaran pemungutan suara pemilu tahun 2019.

“Pemilu merupakan Agenda Nasional dari perjalanan demokratisasi di indonesia, sebagai proses dari sistem politik demokrasi yang harus disikapi dengan penuh kedewasaan dan kematangan berpikir, serta bertindak dalam menghadapi setiap tahapan proses yang berjalan,” ungkapnya.

Proses pemilu tahun 2019 ini pertama dilaksanakan secara serentak, yakni pemilihan presiden dan wakil presiden bersamaan dengan pemilihan legislatif, oleh karena itu perlu dilakukan persiapan secara fisik maupun mental kesiapan.

“Kita patut bersyukur kepada Allah SWT, bahwa tahapan pemilu tahun 2019 sampai saat ini dapat kita amankan dengan baik, tanpa ada hambatan yang berarti,” lanjutnya.

Hal ini merupakan wujud dari kesiapan dan kebersamaan kita semua, yang dilandasi dengan nilai – nilai Tribrata, catur prsetia serta loyalitas dan soliditas personel Polres Inhu, untuk itu saya ucapkan terima kasih.

Lebih lanjut disampaikan nya, puncak kegiatan pengamanan yang kita lakukan adalah Tahapan Pemungutan Suara dan Perhitungan Suara Di TPS, pada hari Rabu tanggal 17 April 2019.

“Banyak pihak yang berkepentingan, mulai dari kepentingan politik, kelompok dan perorangan, sehingga berpotensi menimbulkan kerawanan,” ujarnya.

Potensi kerawanan yang paling tinggi adalah ketika  proses distribusi logistik kotak surat suara dari PPK sampai ke tempat pemungutan suara (TPS) dan sebaliknya serta pada saat berlangsungnya pungut dan hitung suara, terutama setelah perhitungan suara di TPS.

“Adapun jumlah personel Polri yang di gelar dalam tugas pengamanan TPS pemilu tahun 2019 adalah sebanyak 360 Personel, terdiri dari personel Polres Inhu jajaran 300 Personel dan personel Polda BKO Polres 60 Personel untuk mengamankan 1.205 Lokasi TPS yang tergelar di Kabupaten Inhu,” jelasnya. (Man)