Sebanyak 18 “Wanita Malam” Kembali Terjaring Razia Pekat

0
1899

BANGKINANGKOTA(auranews.id) – Sebanyak 18 “Wanita Malam” kembali terjaring razia Pekat Tim Yustisi yang dipimpin Satpol PP Kampar yang dibantu oleh TNI dan Polri di Kecamatan Kampar Kampar Kiri, Kamis malam (11/4/2019).

Operasi Pekat ini dilakukan di seputaran Lipat kain di beberapa lokasi diantaranya Cafe Ita Centol, Cafe Forzen, Cafe Marison dan Cafe Warno.

“18 wanita ini kita tangkap di beberapa lokasi di Lipat Kain,” kata Kasatpol PP Kampar, Hambali, SE melalui Sekretaris, Drs Agustar, Msi yang didampingi Kabid Gakda, Elfauzan, SHut kepada auranews.id, Jumat pagi (12/4/2019).

Dijelaskannya, Selain operasi ini menjadi kegiatan rutin Satpol PP Kampar, operasi ini sekaligus menindaklanjuti surat edaran Gubernur Riau nomor 300/Pol PP/II/388 tanggal 25 Februari 2019 tentang ketentraman dan ketertiban umum diwilayah Provinsi Riau.

Sementara, Kabid Gakda, Elfauzan, SHut mengatakan, operasi Pekat ini rutin dilakukan sampai bulan suci Ramadhan dan ia memastikan seluruh cafe di Kampar sudah diberi surat peringatan.

“Untuk itu, kami menghimbau kepada pemilik cafe untuk menjaga keamanan dan ketertiban umum dalam rangka Pemilu ini. Berhubungan bulan Ramadhan juga sudah dekat  jaga Marwah kabupaten Kampar sebagai negeri serambi Mekkahnya Riau,” tegas Elfauzan.

Ia mengakui bahwa ada sanksi kepada pemilik cafe berdasarkan Perda jika mempekerjakan dan menyediakan wanita malam.

“Sanksi penjara 3 bulan dan denda 50 juta. Semoga para pemilik menyadari hal ini,” harapnya.

Hingga berita ini diterbitkan, ke-18 pekerja cafe ini masih berada di Markas Pol PP Kampar untuk didata dan dilakukan pembinaan yang dibantu oleh Dinas Sosial Kabupaten Kampar.

Penulis : Andesmen Putra