Adukan Nasib, Guru Honor PPPK Penuhi Gedung DPRD Kampar

0
432

BANGKINANG (auranews.id) – Ratusan pegawai honorer kategori PPPK di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar, Provinsi Riau mengeluh karena keinginan mereka tidak diakomodasi saat penerimaan calon pegawai negeri sipil pada 2019.

Untuk mencari solusinya, para guru honor dengan seragam kuning berupaya menemui anggota DPRD Kampar untuk mengadukan nasib mereka.

Dari pantauan auranews.id, Senin, (11/3/2019) pagi, Sebelum disambut oleh komisi 2, ratusan para guru honor ini terlihat terlantar sehingga mereka duduk dilantai lobi DPRD.

Sambil menunggu wakilnya di DPRD, para guru honor ini memberikan harapan kepada anggota dewan agar mereka bisa diangkat jadi ASN.

“Kami sangat berharap tes kemarin bisa membuahkan hasil yang memuaskan, karena kami sudah belasan tahun menghonor, dan gaji honor itu tidak cukup untuk kami,” ujar Meri salah seorang guru honor.

Meri juga mengakui dirinya sudah mengabdi semenjak tahun 2005 hingga sekarang, namun statusnya tidak pernah diangkat.

“Honor kami hanya 350 ribu dari sekolah, jam kerja dari pukul 07.30 sampai jam 12.15,” keluhnya.

Hingga berita ini diturunkan, ratusan guru honor sedang diskusi dengan ketua komisi II DPRD Kampar dan dinas BPKAD Kampar.

Penulis: Defrizal