Seorang Warga Ditemukan Gantung Diri di Pohon Kelapa Sawit

0
3889

RENGAT (auranews.id) – Seorang warga Desa Talang Lakat, Kecamatan Batang Gangsal Kabupaten lndragiri Hulu (lnhu) inisial TOS (47) ditemukan Gantung Diri dipelepah pohon kelapa sawit, Ahad (10/2/2019).

Korban adalah warga jalan Lintas Samudra RT 009 RW 003 Simpang Granit Desa Talang Lakat Kecamatan Batang Gansal Kabupaten Inhu.

Kapolres lnhu AKBP Dasmin Ginting S.lk melalui Kapolsek  Batang Gangsal Ipda Endang Kusuma Jaya SH membenarkan adanya peristiwa dugaan bunuh diri yang terjadi di Desa Talang Lakat.

Menurut keterangan istri korban, Helti Simanjuntak (51) diketahui bahwa pada Sabtu (9/2/2019) sekitar pukul 22.00 Wib, korban pulang kerumah dan langsung tidur di dalam kamar.

“Selanjutnya pada Ahad (10/2/1019) sekitar pukul 06.00 wib ketika lstri Korban (Helti Simanjuntak) bangun dan pergi kebelakang rumah untuk buang air kecil melihat bahwa korban sudah dalam keadaan meninggal tergantung dengan seutas tali di pelepah sawit dengan lidah menjulur keluar,” paparnya.

Sementara itu, kata Kapolsek, dari hasil wawancara (Interogasi)  dengan Sdr. Yanir dan Sdri. Sri rahayu diketahui bahwa Korban pada Sabtu (9/2/2019) sekira pukul 21.00 wib terlihat berjalan kaki Bolak-balik di depan rumah nya.

“Sepengetahuannya Korban sering ribut dengan keluarga terutama dengan istri akibat adanya Hutang piutang,” terang Kapolsek.

Sedangkan dari Hasil Wawancara dengan Sdr. M. Raja guk-guk (Keluarga Korban) yang beralamat di Desa Talang lakat KM 20 Kecamatan Batang gansal, mengatakan bahwa Korban sekira pukul 19.30 wib datang kerumah dan sempat makan di rumah nya.

“Saat itu korban bercerita bahwa dirinya baru dari warung tuak Sianturi di KM 20, Selanjutnya korban meninggalkan rumah keluarganya tersebut,” terang Kapolsek lagi.

Dari hasil wawancara dan interogasi dengan berbagai fihak  diyakini bahwa Korban melakukan bunuh diri karena permasalahan utang piutang.

“Korban hari ini jugabakan di bawa ke kampung halamannya Pematang Siantar Propinsi Sumut untuk dimakamkan, keluarga korban tidak bersedia untuk dilakukan Otopsi dan juga keluarga sudah menerimah ini semua dengan Ikhlas,” pungkasnya.

Penulis: Ali Usman