Merasa Dilecehkan, Ketua PGRI Akan Buat Keputusan

0
Sekretaris Disdikpora Kampar, DR. Neneng Suryani saat  membuka pertandingan antar guru dalam rangka HUT PGRI ke-71 di halaman Disdikpora Kabupaten Kampar, Kamis (22/11/2018) lalu.

BANGKINANGKOTA (auranews.id) – Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Kampar, DR. Neneng Suryani belum bisa berkomentar banyak terkait masalah fotonya yang beredar di media sosial yang dinilai berbusana tidak sopan.

“Saya belum bisa memberikan kesimpulan apa langkah yang harus saya ambil, karena saya baru pulang dari Jakarta, kejadian itu kan tanggal 22 kemarin, usai membuka acara saya langsung berangkat ke Jakarta bersama bupati,” katanya kepada auranews.id, Senin (3/12/2018) siang.

Persoalan tersebut seperti main teka teki yang belum terjawab. Saat ditanyakan terkait foto tersebut, ia mengaku merasa dilecehkan, namun dirinya belum bisa mengambil kesimpulan apakah menggunakan jalur hukum atau bagaimana.

“Nanti lah buk kasih berita ya adinda, besok pagi saya kasih kabar bagaimana langkah yang pantas saya ambil,” tutup Sekretaris Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga itu.

Sekedar diketahui, Dr Neneng dinilai memakai celana ketat saat pembukaan turnamen antar guru yang dibuka pada tanggal 22 November 2018 kemaren, di halaman Disdikpora Kampar.

Foto tersebut diunggah oleh akun facebook atas nama Syaiful Sanggam, ironisnya foto tersebut menuai kritikan dari Nettizen.

Kritikan yang menghujat Sekretaris Dinas Pendidikan itu bermula dari salah satu pengguna akun facebook bernama Syaiful Sanggam pada pukul 15:19 wib, Jumat (22/11/2018) kemarin.

“#Wajar_enggak_nich…
Sedianya saya bikin berita kegiatan PGRI ini. Namun melihat foto kiriman ini saya amat kaget. Sang Ketua PGRI, organisasi yang menaungi para Guru dan pendidik ini saya pikir tidaklah mendidik. Celana sang Ketua PGRI yang sudah bergelar DR ini agak ketat menurut saya. Apakah pantas berpakaian bak ABG alias #Amak_Balagak_Gadi ini untuk selanjutnya??? Lihatlah wajah para bapak-bapak dibelakangnya. SERBA SALAH… Maaf sungguh maaf Kampar negeri Islami, beradat dan berbudaya.(SS, 15:19 wib, 22/11/2018),” unggah akun Syaiful.

Lantas, status yang diunggah Syaiful itu langsung menuai kritikan dari Netizen. “Sodo balako apak kritik ma Sarawa2 inyo Apolo apak nan sibuik Kwkwkwkw
Suko2nyolah,” coment akun Ali Halawa

“Apo nyie deyenlah… Menurut bg Ali Halawa itu sudah benner??” Balas Syaiful.

“Botue nyie abg Syaifull Sanggam du nyo… Kampar go naghoyi baadat dan beragama…jadi klaw ndak tontu asal usul negri ini cukup lah diam saja..!!!,” tulis Rio Ahmed Rio.

“Apak2 serba salah, Tapi ada juga apak2 yg melotot tu.. Hhehehe”coment Pak Ter. “Innalillahi wainailahi rajiun di caliak dek apak. Apak,” sebut akun Ajo Paibo.

“Zaman tabaliok,” sahut akun Arman Alay.

“Iyo Pulo yo Bg. Kito kan julukan serambi Mekkah,” tulis akun Muhib Ahmad.

“Zaman da mulai hancur kanda ku….  skrg istri org pun cenderung n bangga mlhat kan lekuk ny pda orang lain… “, tulis akun Boy Haqqe Waey.

“Mungkin inyo sudah olahraga jadi olun sompat gonti pakaian le bang Syaifull Sanggam pikiran elok juo awak doklu hehe,” bela akun Beni Simare Mare.

“Kampar sudah hampir kehilangan marwa nya bang Syaifull Sanggam…
Sekarang kampar darurat akhlak…
Td pagi ada kawan yg ngeliat anak kuliahan sama2 laki2 bermesraan dijlan…”, tulis akun Maya Masri.

“Mungkin itu lo ado celana nyo yg gaya diuma pak,” tulis akun Feri Abu Jadda. (DF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here