Dinilai Berkompeten, Jonnedi SAg Layak Pimpin APDESI Kampar

0
16

BANGKINANG (auranews.id)- Pemilihan Ketua DPC Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Kampar tinggal satu hari lagi.

Salah satu bakal calon Ketua yang mendapatkan dukungan yang cukup luas dari kalangan Kepala Desa adalah Jonnedi,SAg.

Kades Batu Langkah Kecil, Kecamatan Kuok ini memiliki berbagai keunggulan dibandingkan bakal calon lainnya yang hari ini disebut-sebut bakal maju sebagai balon.

Salah satu dukungan datang dari Kades Binamang Kecamatan XIII Koto Kampar Asril Fuad. Salah satu Kades senior yang telah memimpin Binamang selama dua periode ini mengatakan, bahwa Jonnedi atau akrab disapa Jon Slank sangat layak memegang tampuk pimpinan APDESI Kabupaten Kampar.

Muscab DPC APDESI Kampar sendiri akan digelar Selasa (27/11/2018) pukul 13.00 WIB di aula kantor Bupati Kampar. Selain Jonnedi, nama lain yang muncul sebagai calon ketua adalah Said Aidil Usman, SE yang merupakan Kades Petapahan dan Muizin Firmansyah yang merupakan Kades
Sibuak.

Kepada sejumlah auranews.id, Senin (26/11/2018) Asril Fuad mengatakan, Jonnedi memiliki potensi besar karena telah bertungkus lumus sekian tahun menjabat kepala desa.

Dengan jumlah penduduk yang banyak Jonnedi telah mampu menjadi pemimpin dan itu didukung juga oleh pengalaman Jonnedi di organisasi sejak masih sekolah dan di bangku kuliah maupun di tengah masyarakat.

“Dia (Jonnedi-red) telah dua periode memimpin di desanya dan tahu pahit manis menjadi kepala desa dalam dua periode ini. Selain itu, dia online (komunikasi baik) dengan pemimpin Kabupaten Kampar sehingga ini adalah suatu modal komunikasi yang ia memiliki dalam memimpin rekan-rekan kepala desa di Kabupaten Kampar,” ujar Fuad.

Sebagai bentuk keseriusannya juga telah ditunjukkan Jonnedi karena telah menghubungi kepala-kepala desa dan koordinator kecamatan dan bertatap muka langsung menyampaikan apa saja visi misi dan keinginan yang akan diwujudkan demi kepentingan kepala desa kedepan.

Selain itu, Jonnedi telah berbuat untuk
membesarkan APDESI termasuk mempersiapkan segala hal untuk pelaksanaan musyawarah cabang APDESI Kabupaten Kampar yang akan digelar besok, Selasa (27/11/2018).

“Jonnedi sudah bersusah payah, kantor juga  sudah diurus. Sampai acara besok pagi dia sudah persiapkan berbagai hal,” kata Asril.

Di tempat terpisah, Bakal Calon Ketua APDESI Kabupaten Kampar Jonnedi, SAg mengatakan, melihat fenomena perkembangan APDESI saat ini dan organisasi ini sempat vakum, maka ia telah melakukan komunikasi dengan kepala desa di Kabupaten Kampar.

“Saya bukan ingin menjadi pahlawan, namun sayang wadah besar ini tidak kita manfaatkan,” ujar Jonnedi.

Jika ia diamanahkan untuk memimpin DPC APDESI Kampar dalam Muscab DPC APDESI Kabupaten Kampar besok maka ia memiliki beberapa inisiasi yakni mewujudkan sekretariat yang representatif dan yang juga sangat penting adalah adanya Lembaga Bantuan Hukum untuk Kepala Desa.

Apapun yang menyangkut kekurangan di Desa dan sistem penganggaran ia siap bekerjasama dengan pihak kepolisian dan Kejaksaan agar jangan terjadi kesalahan dalam penganggaran.

Persoalan di desa yang ia lihat selama ini bahwa 243 kepala desa kurang terakomodir berbagai hal yang dibutuhkan seperti dibidang jaminan kesehatan perlu adanya kerjasama dengan BPJS.

Alumni UIN Suska Riau ini juga berpendapat bahwa perlu adanya dana purna bakti untuk mantan Kepala Desa dan itu harus diperjuangkan.

Persoalan lain adalah rendahnya gaji Kepala Desa bahkan terendah di Provinsi Riau.

“Alhamdulillah kawan-kawan Kades tak pernah ribut dan tetap mensyukuri. Namun kepada siapa dihadapkan kalau kita tidak bersatu,” ujar pria kelahiran 18 April 1974 ini.

Mengenai pemilihan ketua APDESI ia mengakui Korcam yang sudah ia kontak, ingin pemilihan besok secara aklamasi, namun ternyata tak terjadi, dirinya akan tetap legowo jika terjadi proses pemilihan. Sebab ia menilai itu adalah sebuah warna organisasi.

Ia juga menegaskan bahwa saat ini tidak ada lagi kubu-kubuan di kalangan Kades di Kampar.

“Kemarin kubu Herman Moyan dan Rahman Chan, Alhamdulillah mereka sudah islah dan setuju untuk menyelenggarakan Muscab,” beber pria yang juga ketua panitia Muscab APDESI ini.

Ia ingin APDESI Kampar bersinergi dengan seluruh stakeholder untuk membangun Desa dan masyarakat, merapikan barisan, jangan ada rasa saling curiga dan melaksanakan pekerjaan sesuai aturan yang berlaku. (def)