Raih 9 Emas Perguruan Walet Puti Juara Umum di Kejurkab Pencak Silat Kampar

0

BANGKINANG(AuraNews.id) –  Perguruan Walet Puti berhasil keluar sebagai juara umum Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Pencak Silat yang digelar Pengurus Kabupaten Ikatan Pencak Silat Indonesia (Pengkab IPSI) Kabupaten Kampar, di Padepokan Pencak Silat Desa Muara Uwai Kecamatan Bangkinang, 25-28 Oktober 2018.

Dari 23 nomor (kelas) yang dipertandingkan, Perguruan Walet Puti berhasil menjuarai 9 (sembilan) nomor atau sembilan medali emas. Dalam Kejurkab ini Perguruan Walet Puti meraih 15 medali, dengan rincian 9 medali emas, 2 perak dan 4 perunggu.

Sementara juara umum II di raih Perguruan Pencak Silat Tapak Suci yang menjuarai 4 (empat) nomor dengan perolehan medali sebanyak 14 medali dengan rincian 4 medali emas, 7 medali perunggu dan 3 medali perak.

Sedangkan juara umum III ditempati oleh perguruan pencak silat Persimo dengan perolehan 11 medali yang terdiri dari 3 medali emas, 4 perak dan 4 perunggu.

Ke 9 (sembilan) kelas (nomor) yang dijuarai Perguruan Walet Puti adalah, Putra Wahyudi di kelas A Putra kategori Remaja, Abdi Chairi Ikhsan kelas D Putra Remaja, Fadly Pratama kelas G Putra Remaja, Sri Wahyuni kelas B Putri Remaja, Winda Aprilia kelas C Putri Remaja, Sella Triananda kelas E Putri Remaja, Rahmad Dani kelas A Putra Dewasa, Agunk Fadly Kurniawan kelas B Putra Dewasa dan Rizki Salima kelas D Putri Dewasa.

Sementara juara umum II diraih Tapak Suci yang berhasil menjuarai 4 nomor yakni, M. Iqbal kelas C Putra Remaja, Giofani kelas F Putra Remaja, Siti Ayuni Sari kelas A Putri Dewasa dan Winda Nurfiyanti kelas B Putri Dewasa.

Kemudian untuk juara umum III yang diraih perguruan Pencak Silat Persimo dengan menjuarai 3 nomor yakni, Taufik Akbar kelas C Putra Dewasa, Rezki Rido Putra kelas E Putra Dewasa dan Afril Yanti Putri kelas C Putri Dewasa.

Kepada para Juara Umum diberikan uang pembinaan, piala dan sertifikat. Kejurkab pencak silat IPSI Kabupaten Kampar ini ditutup secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Drs. Yusri, MSi. Hadir pada kesempatan tersebut, Ketua KONI Kampar Abdul Gafar, Camat Bangkinang Amir Lutfi dan tamu undangan lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Sekda Kabupaten Kampar menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh atlit (pesilat) baik yang menang maupun yang kalah.

“Bagi yang menang tingkatkan terus prestasi dan yang kalah terus berupaya meningkatkan kemampuan untuk mencapai prestasi maksimal,” ujar Yusri.

Sekda berpesan agar para pesilat tetap menjunjung semangat sportifitas. “Para pesilat harus sportif tidak boleh ada yang pendendam, apapun olahraganya harus sportif,” ingat Yusri.

Disampaikan Sekda bahwa atlit-atlit Kabupaten Kampar banyak yang berprestasi baik di tingkat Provinsi, Nasional maupun Internasional.

“Di Asean Games lalu atlit Kampar ada yang meraih medali di Paragames, mereka yang berprestasi banyak mendapat bonus, jadi kalau anda mau kaya, berprestasilah,” ujar Sekda memotivasi.

Kemudian kata Yusri, Pemerintah Daerah mendorong dan mendukung atlit-atlit Kampar untuk ikut dikejuaraan yang lebih besar.

“Kita dorong dan dukung atlit yang berbakat dan berprestasi untuk terjun diarena-arena yang lebih besar,” ujar Sekda.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pengkab IPSI Kabupaten Kampar yang telah menggelar kegiatan ini termasuk juga seluruh pihak, atlit, pelatih dan offisial yang telah ikut mensukseskan kegiatan ini.

Sebagai bentuk apresiasi kepada atlit, Sekda menambah hadiah kepada juara umum. Awalnya juara umum I, mendapat hadiah uang pembinaan Rp. 1,5 juta ditambah sekda Rp. 2 juta sehingga menjadi Rp. 3,5 juta. Juara Umum II yang awalnya mendapat Rp. 1 juta ditambah sekda Rp. 1,5 juta sehingga menjadi Rp. 2,5 juta, dan juara umum III yang awalnya mendapat Rp. 500.000 ditambah Rp. 1 juta menjadi Rp. 1,5 juta.

Ketua Pengkab IPSI Kabupaten Kampar M. Salim, S.Pd., MIP pada kesempatan itu berpesan kepada atlit khususnya yang juara untuk tetap menjaga performa sehingga tetap fit untuk mengikuti kejuaraan berikutnya.

“Secara teknis kemampuan pesilat sudah diuji di kejuaraan ini, tinggal lagi menjaga fisik mereka,” ujarnya

Untuk itu ia minta kepada masing-masing perguruan untuk terus melatih pesilatnya. “Manfaatkan wasit juri dan pelatih yang telah kita latih untuk mengembangkan kemampuan atlit,” ujar Salim.

Ketua DPD Perguruan Pencak Silat Walet Puti Kabupaten Kampar Ashadi Ainun didampingi Pelatih Anggi Septiadi, S.Pd kepada wartawan menyampaikan rasa bangganya atas prestasi yang diraih anak asuh (murid-murid) mereka. “Prestasi ini cukup membanggakan dan menjadi motivasi bagi murid-murid Walet Puti untuk berlatih lebih keras lagi,” ujar Ashadi.

Ashadi Ainun mengaku keberhasilan murid-murid Walet Puti meraih prestasi tidak terlepas dari kerja keras dan kesungguhan mereka dalam berlatih. “Prestasi ini tentu tidak terlepas dari kerja keras dan kedisplinan mereka dalam berlatih,” kata Ashadi.

Kedepan, Ashadi dan Anggi Septiadi bertekad akan terus mendorong lebih kuat lagi agar murid-murid Walet Puti berlatih dengan tekun sehingga bisa meraih prestasi maksimal.

“Tentunya kita akan terus melakukan pembinaan untuk meraih prestasi, perguruan tentu tidak ada apa-apanya kalau tidak mampu mencetak murid-murid yang berprestasi,” tambah Ashadi Ainun yang juga Sekretaris Pengkab IPSI Kabupaten Kampar.(***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here