Wabup: Kades Harus Lakukan Inovasi Sesuai Potensi Desa

0
100

BANGKINANG KOTA(AuraNews)  Pemerintah Kabupaten Kampar  menggelar Bursa Inovasi Desa (BID) tahun 2018 di GOR Sport Center Bangkinang Kota, Selasa (23/10/2018).

Sebelum sambutan Wakil Bupati Kampar, Calempong Kolaborasi Klasik Gong Kabupaten Kampar menampilkan suatu hiburan dikiu gubano “cak la bongi ama kau” di sertai baghandu.

Dimana sebelumnya berbagai event telah diikuti oleh grup kesenian yang dinamakan Klasik Gong baik di tingkat Provinsi, Nasional bahkan Internasional seperti Malaysia.

Kegiatan yang berlangsung semarak dan dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Catur Sugeng Susanto, SH didampingi Sekda Kampar Drs Yusri, M.Si tersebut ditandai dengan pemukulan gong dan peninjauan stand bursa.

Program Bursa Inovasi Desa (BID)  yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kampar tersebut  merupakan gagasan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia (Kemendes PDTT RI) sebagai media belajar bagi Desa untuk memperoleh informasi dan kegiatan inovasi yang dapat mendukung pembangunan Desa.

“Bursa Inovasi Desa merupakan ajang pertukaran ide-ide kreatif dalam pembangunan Desa,” terang Catur.

“Dimana BID yang dilaksanakan ini bukan ajang pameran dalam bentuk barang, namun yang dipamerkan adalah ide-ide kreatif yang lahir dan berkembang di Desa-desa,” ungkap Catur.

Ditegaskan Wabup bahwa, BID bertujuan untuk membantu Desa dalam meningkatkan kualitas pembangunan melalui pertukaran pengetahuan kegiatan yang inovatif, untuk memberi inspirasi dan alternatif pilihan bagi pembangunan Desa.

Dengan demikian, melalui BID ini orang nomor dua di Kampar tersebut berharap mampu memicu munculnya Inovasi Desa yang sesuai dengan kondisi wilayah, potensi sumber daya alam dan ekonomi Desa.

Kemudian para Kepala Desa diharapkan untuk dapat mereplikasi atau meniru praktek cerdas/inovasi yang ditampilkan dalam Bursa Inovasi Desa ini sesuai dengan kondisi dan potensi Desa.

Sementara itu Ketua Panitia Pelaksana Akhir Yani, SE menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan atas Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi tahun 2018 dengan menggunakan 10% anggaran dana TPID Kecamatan.

Sementara itu tujuan BID adalah untuk mendiseminisasikan informasi pokok terkait Program Inovasi Desa (PID) dan hibah Dana Desa, kemudian untuk menginformasikan kegiatan penyelenggaraan pengelolaan pengetahuan dan inovasi Desa kepada pemangku kepentingan ditingkat Kabupaten/Kota, Kecamatan dan Desa.

Acara yang dihadiri lebih kurang 1.000 orang tersebut dihadiri juga Sekda Kampar Drs Yusri M. Si, Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta Yudistira, SIK, MH, Asisten III Setda Kampar Ir Nurhasani, MM, para Kepala OPD, sebanyak 21 Camat se-Kabupaten Kampar, sebanyak 251 Kepala Desa dan Lurah se-Kabupaten Kampar, seluruh Ketua BPD se-Kabupaten Kampar, Perwakilan para tokoh masyarakat di setiap Desa serta para Pendamping Desa. (rls/FDr)